Kamis, 24 Desember 2015

#Puisi Bersegeralah Mencintainya


Teruntuk kawan--handai taulan di manapun kau bertebaran,

Bersegeralah mencintainya,
Lupa kalian akan perjuangannya?
Tetes darahnya?
Peluh keringatnya?

Ia adalah Nabimu,
Panutanmu,
Idolamu,
Orang yang ikhlas mencintaimu, ummatnya.

Bersegeralah mencintainya,
Lupa kalian akan kasih sayangnya?
Pekerti agungnya?
Welas asihnya?

Ia adalah Nabimu,
Muhammadmu,
Pemimpinmu,
Orang yang pasang badan untuk agamamu, risalahnya.

Bersegeralah mencintainya,

Bersegeralah tuk terus mencintainya.

---Bukan kebenaran empiris saja yang membuat seseorang bisa percaya, namun keagungan akhlak beliau, kemurnian risalahnya, juga adalah alasan mengapa agama yang beliau bawa merupakan kebenaran--kabar dari seorang yang jujur nian---

Tidak ada komentar:

Posting Komentar