Senin, 03 April 2017

#Puisi Empat Puisi Maret

1.       Solat di Bulan
Tidur aku miring-miring
Membatas lintas tubuhku yang mengombang
Dan mengambing
                Aku Astronot
                Kerja di tempat tak berbobot
                Massa ya? Lain daripada berat
Aku Muslim
Harus solat
Tapi di sini, kiblatnya tiap menit berubah
Dan aku harus tetap solat
                Kalian enak
                Solat gampang, gausah ikat badan
                Tidak tiap detik posisi berubah tak sepadan
                Makanya, solat atuh
2.       Reoa
Bagaimana kabarmu, yang menikmati hidup?
Bagaimana kabarmu, yang tak sedu sedan redup?
Temani, temaniku yang terkelungkup
Kau, yang beriku ruang tuk berhirup
                Saban hari kita makan es krim
                Aku yang bayar
                Beli di Indomaret dekat kosanmu
3.       Kejujuran
Matahari terbang rendah
Jadinya bumi tak pernah sepanas ini sebelumnya
Aku tak terkesan dengan kejujuran
Orang yang menyatakan cinta
                Kepada yang tidak bisa ia miliki
                Kejujuran sejati adalah
                Tatkala ngariung jeung barudak
                Dan mengaku bahwa yang kentut adalah dia
4.       Sudan Mencintaimu
Tapi Madinah lebih
Kuhitung, baru seminggu kau di sini
Kita mengerjakan hal-hal bersama
Aku memberitahu bahwa yang mengospekmu di sini Allah
                Lalu datang kabar itu
                Kau diterima di sana, seperti mimpimu
                Di kota Nabi kau tuju
                Oh, sekali lagi, selamat, kawanku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar